INILAH.COM, Jombang - Sekitar 100 anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) GP Ansor Jombang mendapatkan gemblengan kebal bacok. Ritual kesaktian itu dilakukan Selasa (10/7/2012) dini hari. Sedangkan yang memberikan jampi-jampi adalah KH Kusen Ilyas, tokoh kharismatik asal Mojokerto.Gembelangan yang bertempat di kediaman Kiai Kusen itu memakan waktu 3 Jam lebih. Dimulai sekitar pukul 24.00 WIB dan berakhir menjelang subuh. Satu persatu anggota Banser diminta membuka baju. Kemudian dengan menggunakan alat tulis, Kiai Kusen menuliskan rajah di punggung pasukan Ansor ini.
Usai mendapatkan rajah di bagian punggung, para Banser ini kemudian diberi makanan yang telah diberi doa oleh Kiai sepuh yang juga Rois Syuriah PCNU Mojokerto ini. Begitu seterusnya acara itu dilakukan secara bergantian.
Ketua GP Ansor Jombang, Sholahul ‘Am Notobuwono atau Gus A'am mengatakan, gemblengan anggota Banser ini sudah lazim dilakukan di kalangan NU. Tujuannya, untuk membentengi dan menumbuhkan kepercayaan diri bagi Banser.
"Sebagai benteng ideologi dan benteng fisik, Ansor dan Bansernya merupakan garda terdepan. Mereka harus dibekali luar dan dalam, baik jiwanya maupun raganya," ujar Gus Aam di sela-sela mendampingi anak buahnya.
Gemblengan Banser, lanjutnya, diberikan untuk membekali Banser agar kebal secara fisik dan memiliki jiwa keberanian dalam berkhidmat membela umat dan bangsa. Pasalnya, Banser memiliki tanggung jawab besar membela agama dan keutuhan NKRI.
Gus Aam mengungkapkan, di samping gemblengan kekebalan, Banser juga mendapatkan gemblengan Aswaja dan bela negera. Untuk itu, Satkorcab Banser Jombang telah menyiapkan pelatihan diklat terpadu bagi banser.
"Insya Allah pelatihan kebanseran DTD (Diklat Tingkat Dasar) akan dilakukan usai lebaran. Kita akan menerima 400 anggota Banser baru," ucapnya. [beritajatim.com]
0 komentar: